Showing posts with label Earthquake. Show all posts
Showing posts with label Earthquake. Show all posts

Wednesday, April 20, 2011

Cerita Teman Tentang Perjalanan ke Miyagi

Aku ingin share tulisan dari teman..... Ini tentang acara yang aku ceritakan dipostingan yang lalu, kebetulan minggu lalu beliau ikut berangkat dengan Tim. Sementara semua bantuan yang aku dapet dari kalian sudah aku kirimkan ke mereka :) Sekali lagi Terima kasih ya buat semuanya. Proyek ini akan lanjut terus sampai akhir bulan, cuma untuk sementara aku mungkin harus Off dulu karena hendak pulkam, jadi kalau ada yang pengen bantu2 boleh hubungi si penulisnya. Jangan lupa dibaca ya :


Berikutnya, karena Norovirus sedang merebak di tempat pengungsian, rencananya akan dikirimkan bantuan berupa obat-obatan.

Friday, April 8, 2011

Mohon Bantuannya

Teman-teman, aku lagi butuh bantuan nih :) Jadi ceritanya, ada temen aku yang sekarang lagi berjuang buat jadi volunteer untuk daerah gempa di JPN ini. Kita kenalan juga baru-baru ini karena memang kebetulan di bawah satu organisasi gereja.

Tadinya, aku sempet jadi 1 orang yang mencemooh kegiatan si teman ini karena aku pikir idenya terlalu berlebihan karena dia mau mengajak teman-teman buat masak ditempat pengungsian yang lumayan jauh sekali. Tapi dia bener-bener semangat banget buat ngejalanin ide-ide gilanya buat ngebantu para pengungsi, sampai-sampai dia diketawain oleh seseorang yang notabene punya pangkat dalam organisasi tsb dengan dibilang "entar kamu kena radiasi lah, ngga mungkin lah, dsb". Sampai aku liat sendiri gimana dia berusaha untuk minta subsidi dana sukarelapun bahkan tidak ada 1Yen yang keluar dengan alesan "nanti-nanti saja". Atau mungkin menurut dia lebih mending menyalurkan bantuan lewat lembaga lain saja. Padahal banyak dana yang terkumpul, sampai saat ini belum tersalurkan(LINK). CMiiW kalau seandainya dana ini sudah cair ya.

Jadi, karena sempet ngeliat gimana respon orang lain yang begitu dingin... Aku jadi ngga tega & menawarkan diri untuk bantuin dia sebisanya. Tadinya sudah rencana mau bantuin sampai akhir, tapi aku ngga bisa maksain diri karena beberapa minggu ini aku memang sibuk banget. Ternyata setelah berkumpul, cm ada 5orang dengan 1orang Romo. Jadi dengan memakai kocek sendiri ditambah sumbangan dari beberapa teman baik, kami memasak untuk 300pengungsi dengan menu bubur ayam, perkedel, kerupuk & nanas. lalu makanan ini dibawa ke tempat pengungsian di Minami Sanriku supaya bisa disajikan hangat. Bener-bener perjuangan banget karena kami bukan ahli katering ditambah waktu yang mendesak sekali karena cuma bisa sumbang tenaga disaat weekend jadilah kami tidak tidur.

Minami Sanriku Cho ini sendiri, letaknya diMiyagi dan memang salah satu daerah yang parah sekali. Untuk kesanapun susah karena lokasinya yang lumayan jauh. Dari Tokyo sekitar 7-8jam. Aku sendiri tidak ikut sampai ke tempat pengungsian ini, karena memang transport yang kami pakai juga terbatas karena cuma cukup untuk beberapa orang ditambah barang-barang hasil sumbangan teman-teman lumayan memenuhi mobil.

Jadi menurut apa yang dipantau di lokasi. Sebenarnya mereka sudah banyak dapat bantuan untuk keperluan hidup. Tapi kebanyakan barang-barang itu hanya numpuk digudang penampungan & bahkan mereka ngga tau isinya apa. Walaupun mereka dikasi beraspun, merka tidak bisa masak karena memang air, gas, kompor, perlengkapan masak, dll juga masih susah. Jadi mereka cuma makan cup noodles saja. Dan begitu menerima makanan yang bervariasi & hangat, mereka senang sekali.

Akhirnya setelah keberangkatan pertama itu(yang cuma di supirin oleh si Romo PulangPergi) dan dengan bubur 4baskom yang ternyata masih kurang, mereka berencana untuk pergi setiap minggu sebagai volunteer. Dan ternyata, kepergian mereka yang pertama ini "lumayan" menyentuh hati teman-teman lain yang mungkin tadinya meragukan rencana gila ini. Mulai banyak yang membantu untuk subsidi bahan mentahnya termasuk juga membantu untuk memasak. Dan yang bikin aku sempet terharu adalah, orang-orang di daerah Ibaraki yang sedang kesusahan karena gempa & masalah PLTN kemarin pun bersedia membantu untuk memasak kali ini. Jadi, kalaupun tidak dengan sumbangan dana setidaknya mereka bisa menyumbang tenaga. Dan semoga disaat liburan Golden Week nanti, rencana membawa dokter & perawat ketempat pengungsian juga bisa terlaksana. Moga-moga juga, sedikit demi sedikit peserta volunteernya makin banyak...

Berhubung rencana ini akan diperpanjang sampai akhir bulan ini. Aku ingin sedikit saran & minta bantuan temen-temen :
1. Sebagai orang Indonesia, bantuan(materiil & non materiil) apa yang kiranya bisa "berkesan" bagi mereka? Disini aku butuh ide yang sedikit beda, karena seperti aku bilang, untuk bantuan secara materiil sejujurnya dengan keadaan sekarang tidak akan terlihat WoW, karena yang numpuk digudang sudah banyak & mungkin dana yang kami kumpulin pun tidak akan bisa sebanyak lembaga2 lain. Ada beberapa ide seperti memberikan jasa pijat untuk orang tua.... Aku kepikiran mungkin teman-temanku bisa menghibur anak-anak dipengungsian sambil belajar bahasa Inggris :)

2. Menu makanan apa yang mudah dimasak & dihangatkan untuk orang sebanyak ini dan yang berkesan Indonesia? Menu untuk weekend ini rencananya adalah soto ayam. Kepikiran Nasgor,Mie Goreng, cuma panasinnya yang ribet.

3. Sebenernya aku sempet mikir-mikir untuk yang terakhir ini... Apakah teman-teman mau membantu juga? Caranya cukup k.l.i.k pesan-pesan s.p.o.n.s.o.r yang ada di halaman blog aku ini. Dan semua yang masuk sampai akhir bulan dari sana ini nantinya akan aku sumbangin semuanya. Nah untuk yang ini cuma bisa atas dasar kepercayaan, tapi kalau seandainya kalian ragu, tidak apa-apa karena aku sudah berterima kasih setidaknya kalian mau membaca postingan aku sampai point ke-3 ini. Kalau kalian ingin aku untuk lakukan hal yang sama, silahkan tinggalkan alamat kalian disini & tuliskan pesan "aku juga mau donk!"

4. Yang terakhir... sekali lagi aku mohon doa temen-temen bagi para korban di daerah becana alam, daerah perang & daerah yang terkena krisis diseluruh dunia.

Sekali lagi, Terima kasih untuk saran & bantuan teman-teman. GBU~

PS : foto-foto yang diambil teman-teman minggu lalu sebenernya ada di FB, aku coba minta ijin mereka dulu untuk upload disini.

Btw, aku lupa ternyata ada peraturan ngga boleh nulis tentang k.l.i.k pesan2 s.p.o.n.s.o.r itu, jadi untuk sementara pada ilang dari halaman ini hahaha... Aku edit postingan ini & komen2nya aku apus beberapa. Ntar aku update lagi ;)

Tuesday, April 5, 2011

Random Pictures

Some photos that me & K took after 9.0M on 11 March 2011.

Thanks God no one hurt because of this.

They need to put police line because the cross seems to fall.

Somewhere in Urayasu City which was built on reclaimed land.

This land is loosened by a strong earthquake maybe because the soil didn't mix with cement or drained well.

Liquefaction

Reminds me of (Luke 6:47-49)

Wednesday, March 30, 2011

Air oh Air

Kalau ditanya "Barang apa yang paling laku di Tokyo saat ini?" Jawabannya bisa jadi air mineral botolan. Mungkin kalau beberapa minggu lalu, barang yang susah didapatkan itu antara lain beras, toilet paper, telur, pampers, senter, lilin, dkk termasuk juga air. Tapi Sejak isu air PAM yang kandungan radioaktifnya melebihi batas normal, orang-orang mulai berebut untuk membeli air mineral. Terutama mereka yang memiliki anak bayi, karena pemerintah saat itu memang melarang konsumsi air keran didaerah tertentu terutama untuk bayi.


Jadi sejak itu, aku hampir ngga nemuin air mineral botolan di vending machine sepanjang jalan atau supermarket. Tapi kadang kalau airnya termasuk yang "mahal" memang biasanya masih sisa, tapi siapa sih yang mau minum aer setengah liter harga 140Yen(15ribu Rupiah) tiap hari? Apalagi kalau minumnya banyak.

Untungnya dikantor ini, tiap lantai ada vending machine. Tadinya aku juga selalu ngisi gelas sendiri dari air dispenser, tapi sejak masalah minggu lalu itu akhirnya aku berhenti minum air dispenser karena aku tau itu diisi ulang dari air keran dan kantor ku termasuk diwilayah 23-ku.

Biarpun saat ini larangan untuk minum air keran sudah dicabut didaerah aku, mungkin agak sedikit susah untuk meyakinkan diri untuk minum air keran lagi. Karena dibayanganku sendiri, ngga mungkin tukang testernya petentengin setiap saluran & ngukurin kadar radioaktifnya selama 24jam nonstop. Jadi lebih baik kita meminimalisasi kemungkinannya saja dengan pilih air mineral botolan. Kecuali kalau sedang makan diluar, memang mau ngga mau kita tidak bisa kontrol air apa yang dipakai untuk memasak. Tapi ngga mungkin dunk kalau aku terus pesen bir supaya ngga minum air putih hehehe :P

Jadilah ritual aku setiap sampai dikantor ini : keluar dari lift - beli air mineral. Lumayan karena harganya termasuk murah untuk ukuran vending machine & di up size juga jadi 530ml. Jadilah si VM ini penyelamat hidupku setiap hari.

Beberapa hari yang lalu, begitu beli air, aku ke toilet buat cuci tangan(berusaha higenis nih karena lagi musim influenza). Trus si ibu yang biasa bersih-bersih, nanya ke aku "Kamu dapet air dimana???????". Ternyata dia ngga sadar kalau selama ini di VM depan lift ada air mineralnya. Akhirnya aku tunjukin aja, trus dia bilang "aku juga mau beli ah....". Memang air dilantai bawah & pintu masuk semuanya udah pada SoldOUt. Dan aku tau dia punya cucu masih kecil, jadinya butuh air untuk bikin susu dan lain-lain.

Dan sejak kemarin, waktu aku pulang kantor, air mineral di mesin udah kosong :( Aku kepikiran buat beli aja dikombini pojokan stasiun yang sepi. Tapi entah kenapa, kemarin pas jalan pulang kerumah.... Aku kepikiran banget mampir ke toko 100Yen dideket stasiun. Berhubung disana ada 3toko semcam ini(yang 2supermarket), sudah pastilah ngga mungkin ada air yang tersisa, karena ibu2 JPN itu gesit sekali karena semua barang yang penting-penting sudah pasti abis bis bis.

Akhirnya aku cuma liatin sayuran, bumbu instan, trus pas ke bagian frozen food, tiba-tiba aja ku melihat oase ditengah padang gurun...... Air ukuran 2L ada sekitar 10botol dipojokan. WoW!!! Langsung deh ambil 1botol, karena memang ketentuannya 1botol saja yang boleh. Puji Tuhan... aku pulang dengan senang hati :) Disaat butuh air, sekarang dikasih air banyak sekali.

Trus kejadian hari ini, pas sampai kantor si VM masih belum diisi. Jadi udah ngga ada air lagi & aku memang kepikiran minum teh aja sementara hari ini. Eh pas mau masuk ruangan, si Ibu ngeliat aku sempet merhatiin VM-nya & ga ada air. Trus dia cepet2 lari ke keranjangnya(bayangin keranjang Rumah sakit yang kaya dipilem2 itu), dari sana dia ambil 1botol trus dikasih ke aku diem-diem karena ada orang lain juga dideket situ. Berhubung sudah mau bel masuk, aku masuk keruangan dulu, naruh tas & ambil uang buat bayar air mineral itu. Sebenernya mau aku balikin aja karena aku tau cucu dia pasti butuh banget.

Pas aku keluar lagi, dia ngga mau terima uang aku :( Trus dia bilang gpp... Dia tadi dikasih sama yang ngisi mesin jadi ada 3botol makanya yang satu dikasih ke aku. Trus aku tawarin kasih air 2L, besok aku bawain dia juga ngga mau :( dia bilang "Kamu simpen2 aja dulu, ngga tau keadaan bakal gimana. Ditempatku masih ada yang jual air kog, tapi harus pergi pagi-pagi sekali. Nanti pulang kamu beli lagi aja trus simpen beberapa ya, untuk jaga-jaga aja.".... Hikz, aku jadi terharu, padahal aku tau dia lebih butuh dari aku. Udah gitu dikasi jeruk pula... Sampai ngga bisa berkata-kata, padahal aku biasanya orang yang paling ngga tega & terlalu mikirin orang lain malah diperhatiin sampe segininya sama dia.

Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.(Mat 10:42)

PS : Mgkn ada yang mikir, kenapa ngga ganti aja air dengan teh atau yang lain. Mungkin ini karena orang tua yang pada punya baby sedang panik & ngga mungkin mereka bikin susu pakai air teh atau pocari sweat kan? Termasuk untuk masak-masak juga. Tapi kalau air habis, kadang minuman yang lain juga diembat kog :)

Ternyata air itu berarti banget ya~ Jadi jangan diboros-borosin sebisa mungkin....

Monday, March 28, 2011

B&R with I-131 + Cs-137


Ice Cream di tambah zat radioaktif rasanya........... lumayan bisa ngilangin stress :D Moga2, semua masalah cepet beres deh. Kemarin udah dapet beras, sekarang susah dapetin aer minum.

Dan aku, mau ga mau "diwajibkan" belajar peta Jepang ditambah Kanji wilayah2 daerah sekeliling Fukushima. Pas belanja ke supermarket jangan terjebak oleh sayur-sayuran murah yang ternyata dari daerah-daerah utara.

Dan kemaren udah ketipuuuu gara2 liat sayur murah, trus buru2 mana ga gitu ngerti kanjinya(padahal udah ditulis segede gaban), maklumlah aku suka amnesia mendadak gitu klo baca huruf kanji jadinya asal comot(lagian bukan jenis yg di blacklist) dan setelah ditunjukin ke si K dia ketawa karena ternyata itu tetangga si Fukushima....Halah~ Pantes murah gitu ga ada yang mau beli... Mungkin orang yang ngantri barengan & kasirnya juga udah ketawa2 dalem ati...

Hari sabtu ama temen juga diajakin beli Strawberry "super" murah 2pack 500Yen didepan stasiun deket gereja. Trus pas mo pulang kita coba perhatiin lagi, karena curiga....Taraaaa, tetangga Fukushima Juga haduhhh... Kasian banget yang jual, padahal strawberry ga diblacklist tapi kena imbas ngga laku2, sampe tiap ada yang mau deket2 & niat beli, pasti ngga jadi.

Si A : "Padahal bagus gitu strawberrynya..."
Si B : "Justru yang bikin keliatan awet itu zat radiasinya..."
Me : "Iya...anti kisut"

Coba efek Radiasi bisa bikin awet muda...........

Tuesday, March 22, 2011

Aftershock - 5

Pasti lama-lama bakal bosen dengerin cerita tentang gempa ya :P

Ini beberapa cerita yang aku lihat di berita-berita & bikin aku terharu :

1. Seorang nenek 80tahun dan cucunya yang berumur 16tahun ditemukan selamat setelah bertahan selama 10hari dirumahnya. Ini yang luar biasa karena cucunya ngga ninggalin neneknya karena si nenek memang sudah ngga bisa jalan. LINK.

2. Tadi pagi liat di TV, ada cerita tentang seorang suami istri yang kerja di semacam panti jompo. Pantinya itu gedung 3tingkat yang lumayan besar. Tapi pas tsunami datang, tingginya lebih dari gedung itu sampai ada mobil2 yang nyangkut diatas. Nah si Suami ini, begitu ada peringatan tsunami, bukannya lari menyelamatkan diri malah sibuk mondar mandir ngungsiin orang-orang tua dari gedung itu dengan kursi roda. Bolak-balik terus deh pokoknya. Terakhir istrinya disuruh pergi naik ke bukit duluan & dia janji bakal pulang untuk ketemu lagi dirumah. Tapi sampai sekarang ngga ketemu lagi. Dan istrinya ini dengan mertuanya masih berusaha mencari tanda-tanda keberadaan si suami di sekitar gedung.

3. Ada pasangan suami istri, yang ngga bisa masuk tempat penampungan karena sudah terlalu penuh dan diprioritaskan buat yang lanjut usia, mereka berdua akhirnya memilih tidur di dalem kontainer barang. Jadi begitu gelap, mereka langsung masuk ke dalem, selimutan seadanya & berusaha tidur. Ngga kebayang deh, apa bisa tidur dengan keadan kaya begitu? Karena minggu lalu aja aku menggigil semaleman & ga bisa tidur karena ga pake heater & selimut cuma selembar karena yang lain udah disumbangin. Sedang diutara itu, mereka sampai turun salju. Mereka bilang : "lebih baik prioritaskan orang2 yang tua", padahal menurut aku mereka sendiri sudah berumur loh.

Itu beberapa kisah ya.... tapi sebenernya ngga semua yang baik2 aja kog :) Sebenernya mulai ada kesenjangan antar pengungsi. Karena ada yang bisa makan makanan hangat 3x sehari, ada yang cuma dikasi nasi kepal dingin sehari 2 kali @1biji. Ada yang ngga bisa masuk pengungsian jadi terpaksa dirumah. Tapi dirumah ngga ada air, listrik & makanan. Trus banyak juga sumbangan yang ngga bisa disalurin karena masalah transport dan mereka juga udah ada standarisasi tentang barang2 yang boleh disumbangin itu seperti apa.

Dari apa yang aku lihat di TV, disarananin barang-barangnya jangan dicampur-campur 1 kardus trus disumbang karena mereka bakal repot untuk misah2innya lagi. Jadi lebih baik per kardus, trus dilabel. Trus kalau untuk baju hangat & selimut lebih baik yang baru, karena sekali lagi ada standarisasinya itu untuk kebersihan jadinya mereka ngga bisa check kan satu persatu apa masih bersih atau engga, jadi kadang ngga bisa disalurin. Trus kalau bisa sih sejenis, jadi pengaturannya lebih gampang juga.

Yang lucu hari ini si boss tiba2 naruh aer 2L di deket keyboard aku. Trus pas aku tanya punya siapa, eh disembunyiin ama dia. Aku heran karena dia biasanya minum kopi 2L(4botol) & ga pernah minum aer kog bisa kesambet... Ternyata itu mau disumbangin ama dia. Tapi ternyata klo nyumbang aer tu kudu botol2 kecil 500ml hahaha... untung aer dia diterima, klo ngga dia bisa mabok minum aer putih 2L. Kenapa harus botol kecil??? Ini biar baginya gampang & memang dijatah. Kmrn aku lihat di TV, saking krisis aer, mereka cuma boleh minum 1/2 botol sehari dan memang sudah diwanti2.

Oh iya, aku nulis gini bukan berarti org JPN sombong ya, dikasi sumbangan milih2... Nope! Biasanya mereka tetep terima, tapi ada kemungkinan tidak tersalurkan aja. Soalnya mereka takut ada wabah lain krn sudah mulai ditemukan anak2 yang kena Influenza di pengungsian. FYI sebutan Influenza disini, dianggep Flu yang "parahhhhh banget", karena klo cuma batuk pilek demam meler biasa sih disebutnya dengan istilah lain. Jadi kalau Influenza itu kemungkinan udah ambruk ga bisa apa2.


Monday, March 21, 2011

Aftershock - 4

Hari ini, aku akhirnya baru balik kerumah setelah kemarin seharian berkeliaran(semoga ngga terkontaminasi radiasi) dan terpaksa menginap karena ketinggalan last train. Sebenernya aku sempet pergi kesalah satu tempat yang terkena tsunami di dekat sini(yaaa yang paling dekat dengan Tokyo deh). Ketemu beberapa orang Indonesia yang tinggal disana juga.

Sekilas tempat yang mereka tinggali kelihatan biasa-biasa saja(sorry no picture & i'll not mention the place). Tapi ternyata dampak dari gempa, tsunami & PLTN ini besar juga buat mereka. Jadi selama ini orang-orang Indonesia didaerah itu banyak yang bekerja di bidang perikanan. Tapi karena tsunami & gempa, banyak gudang yang tutup karena rusak ditambah air dan listrik juga sempet mati beberapa hari.

Mereka sampai tidur dimobil-mobil karena takut rumahnya roboh dan memang aku lihat banyak rumah yang gentengnya jatuh dan berhubung lebih dekat dengan pusat gempa jadi efeknya lebih besar, sampai ada yang retak-retak/kebelah juga rumahnya.

Cuma yang jadi masalah sekarang ini, mereka banyak yang menganggur(tidak punya pekerjaan), karena gudang ikan tempat bekerjanya ditutup. Dan karena itu mereka sempet pindah kerja diladang. Tapi ternyata, semua hasil panen daerah itu di "black list" karena masalah PLTN jadilah mereka pengangguran lagi.

Entah sampai kapan mereka bakal menganggur, sedangkan kebutuhan hidup tetap harus jalan... Apalagi mereka bukan WN Jepang jadi ada hak2 yang tidak bisa didapatkan. Tapi atas dasar kemanusiaan, aku rasa tidak ada salahnya untuk menolong.

Aku cuma bisa berdoa semoga keadaan bisa cepat baik. Hum... banyak yang pengen aku ceritain, tapi sayangnya ga bisa karena takut ada hal-hal yang bakal merepotkan nantinya kalau aku terlalu banyak ngomong :( Jadi sekarang lagi mikir cara yang paling baik buat bantu mereka... Seandainya setiap orang yang ngga mudik pulang bisa nyumbangin "uang tiketnya", pasti bisa jadi hal yang luar biasa nih, tapi aku rasa ngga mungkin juga. Karena banyak juga yang pulang trus menghambur2kan uangnya untuk makan enak dll.... Ahhhh seandainya aku bisa bilang sesuatu, tapi itu bukan uangku juga ya :) Aku cuma bisa bilang bersyukurlah karena masih punya pekerjaan, tercukupi hidupnya, punya rumah yg hangat, dll.

Friday, March 18, 2011

Aftershock - 3

Hola, aku balik lagi....

Hari ini cuaca cerah sekali walupun dingin. Kemarin karena suhu mulai turun drastis, otomatis banyak orang yang mulai idupin heater. Jadinya penggunaan listrik meningkat tajam. sampai akhirnya harus dikeluarkan pengumuman akan adanya pemadaman mendadak lagi & jalur kereta yang berkurang dari 50%. Jadilah sedikit chaos, tapi masih terkendali sih. Paling stasiun aja yang susah dimasukkin karena orang-orang pada ngantri pengen cepet pulang sejak pengumuman dikeluarkan.

Disaat-saat seperti ini, Facebook ternyata membantu banget loh. Karena mereka terus update & bikin banner khusus buat pengumuman di halaman "Home"(foto nyusul deh). Aku ngga tau apa banner ini keluar disemua member atau hanya khusus mereka yang ada hubungan ama JPN, entahlah. Ditambah lagi, info-info yang diupdate Kak Imelda lewat statusnya dengan menerjemahkan berita dari NHK sangat menolong banget. Semuanya diterjemahkan dengan bagus, singkat, padat & jelas. Jadi biarpun aku ngga nonton berita dari kantor, aku tau perkembangannya. Jadi ngga perlu khawatir sama sekali.

Dan kemarin sempet dag-dig-dug, takut kereta ngga jalan, jadi cepet2 pulang & terpaksa lewat alternatif lain yang sedikit muter-muter dulu. Sampai rumah, langsung loncat kamar mandi karena takut kalau lampu dimatiin bakalan ga bisa mandi deh. Abis mandipun, ngga pake heater & hair dryer, langsung jaketan aja sambil menggigil demi penghematan listrik. Ada beberapa tempat yang akhirnya kena pemadaman termasuk daerah temenku tinggal. Dia bilang mati selama 3jam malem itu. Mungkin buat orang Indo gpp ya kalau ada pemadaman, tapi buat orang JPN ngga biasa banget karena mereka sudah tergantung banget dari listrik dan kemudahan2 yang lainnya. Dan kalau sampai rumahku mati lampu, aku juga ga punya lilin atau senter nih karena dimana-mana sudah habis terjual :P

Akhirnya tidak semua tempat dipadamkan & status pemadaman mendadak akhirnya dicabut oleh pihak TEPCO(PLN Tokyo), karena penggunaan sudah dibawah ketentuan(aku lupa angka yang ditulis Kak Imelda kemaren pastinya berapa). Wah, ini semua berkat semua orang yang berusaha supaya ngirit listrik bareng2.

*interupsi goyang*

Ada banyak orang yang protes dengan sikap TEPCO, apalagi kalau sampai daerahnya kena pemadaman. Dan TEPCO juga sempet ngerasa bersalah karena kali pertama yang dipadamkan justru wilayah yang termasuk tempat pengungsian. Tapi semua orang bener-bener berusaha banget hemat listrik. Aku sendiri lg berusaha ga pakai heater walaupun 2 hari lalu sempet ngidupin jg saking ga tahan. Trus kemaren ditahan-tahanin sampai pas tidur kebangun2 terus saking dinginnya. Aku ngga kebayang deh, mereka yang dipengungsian ga ada listrik & cuma pake baju seadanya gimana ya? Disana pasti dingin banget. Yang aku masih ngga bisa itu, tidur matiin lampu karena saklarnya jauh banget bok klo tidur dilantai bawah & sempet hari keberapa itu gelap2an trus ada gempa, kaget deh :p Tapi malem ini aku bakal berusaha tidur dengan matiin lampu deh.

Oh iya, kemarin akhirnya bisa beli telor wakakaka *norak*... mahal banget tp ngga apa2 deh 10biji. Ntar tiap hari makan nasi ama telor ceplok aja, sama pake sambel botol kli ya. :) Nguping yang pada nanya2 ama penjaga supermarket, kalo mau dapet beras ama yang lain-lain tu harus ngantri dari sebelum toko buka & memang dibatesin 1 orang cuma boleh 1 item aja.

Aku klo ngeliat ini ya : LINK jadi bingung loh, JPN ampir ketutup gempa saking banyaknya titik-titik yang muncul setiap saat. Dan gempa susulannya itu bisa dibilang ngga kecil loh karena sekitar skala 3-6. Lumayan bikin jantungan juga. Nah, bersyukurlah bencana ini ada disini karena mungkin negara ini memang yang tersiap buat ngadepin hal begini. Jadi semoga aja cepat berlalu ya & tolong tetap doakan para korbannya.

Temen-temenku udah banyak yang pulang ke tanah air. Aku pikir terutama yang keluarganya khawatir banget, mungkin lebih baik pulang. Karena kasian juga kalau sampai orang rumahnya nangis2 tiap hari. So far, aku & K ngga ada masalah sih. Aku udah tanya pendapat dia & kita bakal disini aja walaupun si Boss juga ada sempet nanya juga. Ada teman yang dapat tiket dari perusahaan & dicarterin pesawat untuk pulang. Ada yang mau minta cuti pulkam malah diomelin bosnya & dikatain "Kamu hidup dinegara ini ya hadapilah, tapi kalau ngga merasa senasib ya silahkan pergi(mo dipecat maksudnya)". Yang lucu, ada yang biasa "tidak cinta Indonesia", intinya dia ngga suka deh & ga bakal mau buat tinggal di Indo, memuji2 negara luar trus sekarang mengumpat2 ditambah pengen pulang liburan plus bilang "ini bukan negara gw juga, sebodo amat". Aku sih selalu bilang ketemen-temen yang nanya, sebaiknya sih jangan bingung2. Soalnya kalau bingung malah mengganggu ketenangan orang lain. Kalau A ya udah A... mo pulang ya udah pulang(titik). Kalau mau disini ya udah jalanin dengan sepenuh hati. Tapi sekali lagi, jangan menjelek-jelekan apa yang ditinggal. Karena ada pepatah yang bilang begini "Sebaiknya apa yang keluar dari mulutmu itu manis, jadi kalau suatu saat kamu harus menjilatnya kembali tidak akan jadi masalah" :P

Akhirnya, TGIF.... Seminggu setelah kejadian & aku masih diberi kesempatan.

Senin ini tanggal merah, jadinya Long Weekend nih :)



Thursday, March 17, 2011

Aftershock - 2

Oh please, stop bugging me.....

Aku tau semua orang perduli & khawatir, tapi rasanya keperdulian mereka itu justru semakin membuat hidupku ngga tenang. Disini udah susah, jangan dibikin tambah susah dengan mikirin hal-hal yang ngga jelas. Aku tau apa yang aku lakuin disini kog.

1. Nonton TV itu emang membantu banget. Alarm gempa bahkan bisa dateng lebih dulu daripada gempanya. Tapi aku jadi jantungan juga kalo bunyi terus, jadi kalau udah mau istirahat aku matiin atau kecilin suaranya =))

2. Jaringan komunikasi terutama telp, sekarang masih penting banget buat mereka yang didaerah bencana. Jadi please deh, ngga perlu telp-telp sampai berkali-kali. Kirim email aja ke aku & kalau ada waktu pasti aku bales kog.

3. Dan terima kasih buat yang nanya "apa kabar", tapi semua orang nanya apa kabar juga aku pusing jawabinnya. Kalian bisa liat aku update berita semuanya di FB, jadi kalau pertanyaan2 konyol ngga perlu lah dibahas.

4. Jangan membuat hati orang lain ngga tenang! Kalau dia sampe jantungan dosa loh :P

5. Sekali lagi, aku tau apa yang aku lakuin disini & sekarang aku kerja seperti biasa dikantor justru ngerasa lebih tenang karena ngga sendirian dirumah ngeliatin berita plus ngga mikir macem2.

6. Aku justru kepikiran buat jadi volunteer harian, daripada aku bengong-bengong stress ngeliatin berita. Anak-anak muda aja banyak yang bersedia nunggu seharian buat diangkut jadi volunteer harian, sedangkan orang lain banyak yang justru menebarkan kekhawatiran.

7. Jangan terlalu termakan media, tolong piliihlah yang bener. Coba liat disitus berikut LINK!!! Ini konyol apa bego ya? Sendai diselatan & ShibuyaEggman?? sejak kapan Shibuya punya PLTN?? Kacau deh... udah ga tau mana yang bener, mana yang ngebanyol, mana yang keterlaluan. Sampai2 ada yang bilang kalau media sekarang ini ibarat "devil". Mereka membuat manusia tidak tenang.

8. Semua orang punya pilihan & hidup aku juga bukan milikku... jadi berhak apa coba? Sebegitu takutnya kah akan kematian? Yup, aku juga takut. Tapi setelah ngelewatin semua ini & ngeliat apa yang dialamin orang-orang lain, aku cuma bisa bersyukur & minta ampun.

9. Disaat seperti ini, hati tu mudah sekali goyah. Tapi disetiap kesesakan hati, cobalah bawa semua itu kedalam doa, serahkan semua kekhawatiran kepada Dia. Baca lagi kisah-kisah para santo-santa, percaya deh begitu kita melihat hidup kita yang sekarang ini jauh banget dibandingin mereka. Penderitaan kita ngga ada apa-apanya, dibandingin apa yang mereka lakuin buat orang lain. Dan aku jadi malu sendiri.......

10. Aku ngga mau jadi orang munafik, aku juga cemas, ragu, putus asa, bahkan semua itu sering banget aku tulisin dalam kolom "140char" yang mungkin ngga cukup buat numpahin isi hatiku. Kadang setelah numpahin uneg2x, aku justru ngerasa "Aku lemah banget!", coba liat mereka yang berusaha ngatasin PLTN sampai relain diri buat digaris depan, coba liat mereka yang melayani para korban.

11. "Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan gembira, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu..." Aku bersyukur banget karena aku merasa banyak yang mendoakan.

12. Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. - Ini bacaan u/ misa hari ini. Luar biasa kan?? Yup. Semua yang tidak didapatkan disinipun akan kamu dapatkan kelak, jadi percayalah.

13. Buat semua orang dimana saja, hiduplah sebaik-baiknya untuk saat ini, detik ini, hari ini. Kita tidak pernah akan tahu apa yang akan terjadi kemudian. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini....

14. Bersyukurlah senantiasa...

15. Fiuuuhhhhhhhh capek deh numpahin unek2 :D Eniwei, ada yang tau beli beras dimana wakakakaka??? Sekarang beras udah pada abis di supermarket. Aku terpaksa siapin pasta ama kentang buat gantinya karena roti juga ngga ada. Elite banget yak? :P Tapi memang karena pastanya murah jadi aku beli. Tp mgkn sekalian prihatin, aku pikir ada baiknya sambil irit2 juga & makan seadanya. Cuma kalau listrik mati, pasta mentah begimane cara ya?? :P

Sekian postingan kali ini......... semoga postingan berikutnya ngga se-emosi ini lagi.

Thanks God my mom bisa menerima semua ini & dia baik2 saja & kita tetep ngobrol seperti biasa. Aku ngga ingin dia khawatir.

See you......


Wednesday, March 16, 2011

Aftershock - 1

Hiiiiiiiiii..........

Aku sekarang sedang dirumahkan nih dan mungkin besok sudah masuk kantor lagi. Tapi entahlah...

Dari semalam sampai siang ini, kerasa banget banyak gempa yang dateng. Menurut info, pusat gempa sudah mulai di daerah Kanto(semalem di Shizuoka dan tadi siang di Laut timur Chiba). Jadilah aku cemas serta gundah gulana. Ditambah lagi semua orang panik karena kesimpang siuran berita Nuklir, jadilah "sedikit" Chaos. Tapi Chaosnya versi JPN beda loh ya ama diIndo. Mereka masih ngantri masuk ke stasiun, ngantri buat bayar dikasir, dll. Chaosnya lebih kearah susahnya ngedapetin barang2 kebutuhan yang urgent dan juga transportasi karena sedang dalam masa-masa irit listrik.


Foto diatas gimana hebohnya didepan Meguro Station, senin lalu. Itu Stasiunnya ada didalem gedung gede itu nyambung terus dibawah(bawah jalan raya & tembus digedung belakang aku). Tapi lihat aja orang yang berkumpul didepannya udah ga bisa masuk, termasuk orang -orang yang ada dibelakang aku juga ngga kalah banyaknya. Tapi mereka ngga ada yang main serobot & nangkring ditengah jalan berdirinya. Tertib deh walau masih dorong-dorong kecil. Walaupun kereta mati, mereka bela-belain pergi kantor bahkan dengan jalan kaki berkilo-kilo. Untungnya aku ada sepeda, jadi waktu kemarin stasiun dideket rumah ditutup aku masih bisa naek sepeda.

Aku ngga tau kedepannya JPN akan jadi seperti apa. Tapi tolong doakan kami terus ya, terutama untuk para korbannya. Kasian sekali mereka, karena didaerah utara lebih dingin dan dari kemaren beberapa tempat mulai turun salju lagi, jadi banyak yang jatuh sakit.

Aku sekarang lagi berusaha hemat2 makanan juga & semoga ngga sampai krisis pangan sih. Bersyukur karena masih dikasih tempat tinggal, makanan secukupnya, air bersih, sinar matahari & udara. Semoga hari besok lebih baik lagi, karena aku percaya janji-Nya ada didepan menanti kami.

PS : thanks buat temen2 yg udah perduli...GBU all^^


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...